Kumpulan Berita
Pemerintah tidak akan lagi melakukan impor solar pada Juli 2026. Hal ini seiring pengembangan bioetanol (E20) dan biodiesel 50 persen atau B50.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.
Bahlil melaporkan progres uji coba biodiesel 50 persen (B50) mencapai 70 persen. Bahan bakar campuran CPO ini ditargetkan berjalan pada 1 Juli 2026.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Fadhil Hasan, mengatakan biodiesel kini menjadi bagian penting kebijakan energi lintas sektor. Sebab. program biodiesel berbasis kelapa sawit ini menunjukkan kontribusi bagi ketahanan energi nasional. sekaligus perekonomian Indonesia.
B40 secara efektif menekan ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, menghemat sebesar Rp130,21 triliun.
Alokasi volume Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel untuk tahun 2026 sebesar 15.646.372 kiloliter (kL).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mempunyai Rencana Jangka Panjang Perusahaan atau RJPP 2025-2029.
Peningkatan produktivitas sawit diperlukan untuk mendukung kebijakan mandatori biodiesel 40 atau B40.