Kumpulan Berita
Peningkatan kandungan fatty acid methyl ester (FAME) dari 40 persen menjadi 50 persen tidak akan berdampak pada harga di tingkat konsumen.
Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru akan dijual mulai 1 Juli 2026. BBM baru ini merupakan BBM dengan campuran minyak sawit 50 persen atau B50.
Implementasi kebijakan BBM B50 dimulai pada 1 Juli 2026. Kebijakan BBM B50 berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.
Bahlil melaporkan progres uji coba biodiesel 50 persen (B50) mencapai 70 persen. Bahan bakar campuran CPO ini ditargetkan berjalan pada 1 Juli 2026.
Pemerintah terus menggenjot hilirisasi komoditas sawit menjadi biodiesel B50. Langkah menghentikan ketergantungan terhadap impor solar.
B40 secara efektif menekan ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, menghemat sebesar Rp130,21 triliun.
Alokasi volume Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel untuk tahun 2026 sebesar 15.646.372 kiloliter (kL).