Kumpulan Berita

BPS


Hot Issue
27 August 2026 08:09 WIB

Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Anggaran BPS Rp7 Triliun Perbaiki Desil 

Kemenkeu menklarifikasi perrnyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa perihal anggaran BPS Rp7 triliun untuk perbaiki data desil.

Hot Issue
22 August 2026

DTSEN Jadi Rujukan Bersama, BPS Ungkap Arti Desil

Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kini menjadi rujukan bersama pemerintah dalam mendukung perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program.

Hot Issue
14 August 2026

Prabowo Ungkap Ekonomi RI Kuartal I-2026 Cetak Rekor Tertinggi 13 Tahun, Cek Data BPS

Presiden Prabowo Subianto membanggakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I-2026.

Hot Issue
10 August 2026

Hasil SNLIK 2026: 69,57 Persen Teredukasi Keuangan, 93,61 Persen Memanfaatkan Jasa Keuangan

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan peningkatan pemahaman dan pemanfaatan jasa keuangan oleh masyarakat Indonesia. Kenaikan indeks ini menjadi cerminan bahwa masyarakat kian melek terhadap akses dan pemanfaatan lembaga jasa keuangan guna menunjang produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Hot Issue
10 August 2026

5 Fakta Orang Miskin dan Pengangguran di Indonesia 2026 Turun

BPS melaporkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Indonesia turun. Data ini sejalan dengan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hot Issue
5 August 2026

Garis Kemiskinan di RI Naik Jadi Rp669.235 per Kapita per Bulan

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan garis kemiskinan nasional yang tercatat Rp669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026.

Hot Issue
5 August 2026

Jawa hingga Bali Juara! Ekonominya Tumbuh di Atas 5 Persen

Bali dan Nusa Tenggara menjadi dua wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 yang mencapai 5,29 persen.

Hot Issue
5 August 2026

Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

tTerdapat sebanyak 7,22 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen.