Kumpulan Berita
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab pertanyaan soal intensitas kunjungan diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke Luar Negeri. Ia menegaskan diplomasi harus diukur dari hasil konkret yang dirasakan masyarakat, bukan semata jumlah perjalanan atau aspek seremonial.
Dalam pertemuan BRICS itu, Sugiono secara khusus mengangkat mengenai gugurnya empat Peacekeepers Indonesia yang bertugas di UNIFIL.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dijadwalkan bertolak ke India untuk menghadiri pertemuan Menlu negara-negara BRICS di New Delhi pada 14??"15 Mei 2026. Forum tersebut akan membahas berbagai isu strategis global serta penguatan kerja sama antarnegara anggota BRICS.
Prabowo Subianto berterima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas dukungan pemerintah Rusia terhadap bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok negara BRICS.
Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang kekayaan intelektual (KI) saat menghadiri 17th Heads of BRICS Intellectual Property Offices Meeting di Rio de Janeiro, Brasil, pada 21??"23 September 2025.
Menteri Keuangan Purbaya mengungkap surplus neraca dagang Indonesia selama lima tahun terakhir, mencapai USD29 miliar hingga Agustus 2025, didorong ekspor yang kuat dan impor terkendali. Kinerja ini berdampak positif pada rupiah dan kepercayaan investor.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa saat ini perdagangan dan keuangan global dimainkan sebagai senjata politik di dunia.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting dari kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (8/9/2025).