Kumpulan Berita
Hunian vertikal terjangkau mulai dikembangkan di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai, Jakarta. Masyarakat nantinya dapat memanfaatkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6% tetap hingga lunas.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi sekitar 320 warga dari tiga dusun yang terdampak bencana.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melanjutkan pertumbuhan kinerja positif hingga Juli 2026, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp2,51 triliun, meningkat 39,79% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp1,80 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Memiliki rumah yang aman dan nyaman masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga prasejahtera di Indonesia. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjalankan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Implementasi tersebut mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang menjadi pertimbangan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi terbesar di Indonesia. Hingga akhir Juli 2026, BTN telah merealisasikan puluhan ribu unit KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), sekaligus memperkuat perannya dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan Akad Massal KPR Rumah Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Akad massal digelar Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Angka tersebut tumbuh 40,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan perolehan Rp1,70 triliun pada periode yang sama tahun lalu.