Kumpulan Berita
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik pembiayaan rumah rendah emisi hingga 20.000 unit pada tahun 2026. Perseroan juga meningkatkan porsi pembiayaan berkelanjutan sebagai wujud komitmen perseroan dalam menerapkan praktik perbankan yang ramah lingkungan (green banking) demi mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan dan mengurangi emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), Nixon LP Napitupulu menyatakan perseroan kini tengah menjajaki komunikasi dengan BPI Danantara terkait rencana akuisisi perusahaan asuransi guna menekan biaya premi bagi nasabah KPR.
Strategi pertumbuhan agresif ini didorong oleh penguatan struktur modal serta serangkaian rencana aksi korporasi besar guna memperluas jangkauan bisnis perseroan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan laba bersih sebesar Rp2,91 triliun hingga akhir November 2025 yang ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan strategi pendanaan yang lebih efisien.
Analis memproyeksikan kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan kian moncer usai melalui kuartal III/2025 dengan mencatatkan lonjakan net interest income. Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam meningkatkan yield aset sekaligus mengendalikan biaya dana secara efektif.
Ratu Maxima memberikan apresiasi mengurangi cicilan KPR dengan menukarkan sampah rumah tangga.
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan ditantang membuat inovasi hunian masa depan yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan melalui ajang BTN Housingpreneur 2025. Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Program Tiga Juta Rumah milik Presiden Prabowo Subianto.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memastikan tidak ditunjuk pemerintah sebagai penyalur pembiayaan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dalam program pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.