Kumpulan Berita
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga Maret 2026.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mendukung percepatan transformasi dan penyehatan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi. Langkah strategis ini diinisiasi oleh Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara sebagai upaya membangun industri konstruksi nasional yang lebih sehat, transparan, dan akuntabel.
Pelaksana tugas (Plt) Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani PT Hutama Karya (Persero) menggemukan soal perkembangan proses penggabungan atau merger BUMN Karya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026. Proyeksi rampungnya merger perusahaan pelat merah konstruksi ini menjawab pernyataan Danantara soal sulitnya merger terlaksana pada akhir 2025.
Pengelompokan dan merger BUMN ditargetkan rampung pada Desember 2025. Saat ini, BUMN dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membahas proses holdingisasi, pembubaran, merger, hingga pembentukan BUMN, termasuk nasib perusahaan pelat merah di sektor karya.
Opsi delisting perusahaan juga masuk dalam kajian pembahasan yang tidak terpisahkan dari rencana penggabungan BUMN Karya
Danantara Indonesia menyoroti sistem tender proyek-proyek infrastruktur yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama ini.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp25,8 triliun untuk pembangunan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia
WIKA) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp2,16 triliun hingga Kuartal 1 2025.