Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto, memamerkan capaian signifikan dalam transformasi badan usaha milik negara (BUMN) melalui pembentukan Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Langkah konsolidasi aset negara ini dinilai sebagai terobosan sejarah yang akan menjadi cadangan energi masa depan bagi bangsa.
Kolaborasi ini menjadi fondasi dalam memperkuat rantai nilai (value chain) advanced materials nasional yang terintegrasi, mulai dari pengelolaan sumber daya mineral
Perhatian investor juga tertuju pada wacana konsolidasi perusahaan asuransi umum BUMN di bawah ekosistem Danantara.
Empat badan usaha milik negara (BUMN) sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan industri material maju (advanced materials) sebagai bagian dari percepatan hilirisasi mineral nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok industri strategis sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri.
PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) pailit, galangan kapal BUMN yang telah beroperasi selama lebih dari satu abad.
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp225 triliun, menyerap 37.833 tenaga kerja.
Bagi insan PNM, penghargaan ini menjadi perjalanan yang penuh makna setelah dua tahun mengabdi bersama PNM.
Danantara resmi menggabungkan atau merger empat perusahaan pengelola aset (asset management) BUMN menjadi satu entitas.