Kumpulan Berita
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melakukan uji coba compressed natural gas (CNG) dengan ukuran tabung 3 kilogram (kg) untuk rumah tangga
Pemanfaatan gas bumi di sektor kesehatan mulai diperluas sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit dikembangkan dalam diversifikasi energi hijau dan percepatan transisi energi nasional.
Hal ini disiapkan untuk mengganti liquefied petroleum gas (LPG) tabung 3 kilogram dengan CNG.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat perannya sebagai tulang punggung infrastruktur gas bumi nasional.
Proses uji coba tabung 3 kilogram ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, penggunaan Compressed natural gas (CNG) bakal menggantikan LPG 3 kg.
Bahlil belum dapat memastikan besaran subsidi yang akan diberikan pemerintah untuk harga jual CNG di pasar.