Kumpulan Berita
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, Indonesia akan menghadapi fenomena super El Nino bersamaan dengan musim kemarau pada pertengahan tahun ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan peringatan dini badai monsun di Teluk Benggala dikeluarkan sejumlah negara, yakni Thailand, India, Myanmar, hingga Malaysia. Isu terkait fenomena badai monsun di Teluk Benggala telah berkembang sejak 15 Mei 2026.
BMKG mengungkapkan Indonesia bersama empat negara lain, yakni Thailand, India, Myanmar, dan Malaysia, tengah memantau badai Monsun di Teluk Benggala. Lalu, bagaimana dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia?
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan lebat-sangat lebat hingga Kamis 7 Mei 2026 mendatang.
Wilayah Jawa Barat bahkan diprediksi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Suhu tertinggi mencapai 47,6°C dilaporkan pada Senin, 27 April.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku mulai tanggal 26 hingga 29 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.