Kumpulan Berita
Bencana hidrometeorologi basah dilaporkan terjadi di Sumatera Utara hingga Gorontalo.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25-28 Mei 2026.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino mulai terjadi pada pertengahan 2026. BMKG pun mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, Indonesia akan menghadapi fenomena super El Nino bersamaan dengan musim kemarau pada pertengahan tahun ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan peringatan dini badai monsun di Teluk Benggala dikeluarkan sejumlah negara, yakni Thailand, India, Myanmar, hingga Malaysia. Isu terkait fenomena badai monsun di Teluk Benggala telah berkembang sejak 15 Mei 2026.
BMKG mengungkapkan Indonesia bersama empat negara lain, yakni Thailand, India, Myanmar, dan Malaysia, tengah memantau badai Monsun di Teluk Benggala. Lalu, bagaimana dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia?
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur hujan lebat-sangat lebat hingga Kamis 7 Mei 2026 mendatang.
Wilayah Jawa Barat bahkan diprediksi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.