Kumpulan Berita

Danantara


Hot Issue
16 October 2025

Bos Danantara: Proyek Waste to Energi Diminati 107 Investor, Mayoritas Pengusaha Asing

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani mengaku proyek waste to energy atau mengubah sampah menjadi energi telah banyak diminati investor asing dan luar negeri.

Hot Issue
16 October 2025

Danantara Ungkap Alasan Penghapusan Tantiem Komisaris BUMN, Bisa Hemat Rp8,2 Triliun

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengungkapkan alasan Pemerintah hapus pemberian tantiem kepada komisaris BUMN. Beban pengeluaran untuk pos tersebut dianggap terlalu mahal.

Hot Issue
16 October 2025

CEO Danantara Buka Suara Utang Whoosh Skema APBN Ditolak Purbaya

CEO BPI (Badan Pengelola Investasi) Danantara Rosan Roeslani buka suara pasca Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak penggunaan APBN untuk penyelesaian utang Kereta Cepat Whoosh.

Hot Issue
16 October 2025

Koreksi Laporan Keuangan BUMN, CEO Danantara: Banyak Perusahaan Mark Up Laba

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap laporan keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hot Issue
16 October 2025

Prabowo Izinkan WNA Pimpin BUMN, Ini Penjelasan Danantara

Danantara Indonesia tetap memprioritaskan warga negara Indonesia untuk memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Hot Issue
16 October 2025

Alasan Prabowo Izinkan Warga Negara Asing Pimpin BUMN

Presiden Prabowo Subianto mengizinkan warga negara asing (WNA) bisa memimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hot Issue
15 October 2025

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Dibayar Danantara, Bukan APBN!

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta??"Bandung atau Whoosh tidak akan menggunakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hot Issue
14 October 2025

Setoran PNBP Seret Imbas Tak Ada Dividen BUMN Masuk APBN

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga September 2025 tercatat mengalami kontraksi tajam, turun hampir 20 persen.