Kumpulan Berita
Danantara resmi menggabungkan atau merger empat perusahaan pengelola aset (asset management) BUMN menjadi satu entitas.
Kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Danantara Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang tahun buku 2025.
Pegadaian semakin menunjukkan performa bisnis yang gemilang di bawah BPI Danantara.
Lembaga Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (LP PFII) akan mendapatkan modal awal yang salah satunya dari BPI Danantara.
Danantara menemukan sejumlah pelanggaran dan penyimpangan di Pos Indonesia, termasuk dugaan rekayasa keuangan.
Badan Pengaturan (BP) BUMN melaporkan restrukturisasi berupa pengurangan jumlah BUMN mencapai 240 perusahaan hingga Juli 2026.
Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia yang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan audit dan penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Danantara juga menyoroti keberhasilan sejumlah BUMN melakukan pembalikan kinerja (turnaround). Krakatau Steel berhasil membukukan laba Rp635 miliar