Kumpulan Berita
Peristiwa itu diduga dilatarbelakangi motif balas dendam lantaran siswa tersebut sering dibully.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap ciri-ciri anak yang terpapar paham radikalisme. Di antaranya mulai dari ketertarikan pada kekerasan hingga perilaku menutup diri.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan sebanyak 70 anak di 19 provinsi teridentifikasi terpapar konten kekerasan yang berujung ekstremisme, akibat pengaruh konten media sosial berjejaring global bernama True Crime Community (TCC). Sebagian besar dari mereka telah menjalani pembinaan oleh kepolisian.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap komunitas The True Crime Community tumbuh secara sporadis. Komunitas itu memaparkan paham ekstremisme kekerasan terhadap 70 anak Indonesia.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap komunitas The True Crime Community (TCC) yang menyebabkan anak terpapar ideologi ekstremisme.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, menemukan 70 anak yang terpapar ideologi ekstremisme melalui komunitas online bernama The True Crime Community. Puluhan anak ini berasal dari 19 provinsi di Indonesia.
Densus 88 Antiteror Polri telah menangani sejumlah kasus terorisme sepanjang tahun 2025. Kasus teroris tersebut tersebar di sejumlah provinsi.
Jumlah penangkapan tersangka terorisme pun tahun ini lebih rendah jika dibandingkan tahun 2023 sebanyak 147 orang dan tahun 2024 sebesar 55 orang.