Kumpulan Berita
Prabowo menyebut, terdapat direksi BUMN yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya, sehingga berdampak pada kinerja perusahaan.
Presiden Prabowo Subianto geram terhadap direksi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
PT Timah Tbk (TINS) merombak susunan direksi. Keputusan ini disampaikan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan rasionalisasi terhadap BUMN dengan memangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi 200.
Mensesneg merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa menteri dan wakil menteri dilarang merangkap jabatan
Prabowo Subianto memperbaiki tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menghapus praktik pemberian bonus atau tantiem.
Istilah tantiem menjadi topik pembahasan. Prabowo tidak memahami tantiem dan disebutnya sebagai akal-akalan.
Besaran tantiem direksi dan komisaris BUMN. Istilah tantiem kini mulai banyak dibahas setelah disinggung Presiden Prabowo Subianto.