Kumpulan Berita
Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai memberikan tekanan beruntun pada sektor riil nasional, yang berujung pada lesunya daya beli masyarakat.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dekati Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan pekan ini.
Kombinasi sentimen proteksionisme perdagangan global, memanasnya geopolitik energi, hingga defisit neraca perdagangan
Berkat perkembangan teknologi finansial, masyarakat dapat membeli Dollar secara online melalui berbagai platform yang aman dan praktis.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 82 poin atau sekitar 0,45 persen ke level Rp17.986 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (16/7/2026).
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 23 poin atau sekitar 0,13 persen ke level Rp18.068 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (15/7/2026).
Hasil survei World Gold Council (WGC) menunjukkan sekitar 45 persen bank sentral di dunia berencana terus menambah cadangan emas mereka.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto angkat bicara mengenai nilai tukar Rupiah yang kembali mencapai Rp18.000 per dolar AS.