Kumpulan Berita
Otoritas moneter menegaskan bahwa guncangan terhadap mata uang Garuda dipicu oleh akumulasi faktor eksternal dan kebutuhan musiman di dalam negeri
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 35 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp17.880 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (29/5/2026).
AS telah melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau di Iran selatan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan akan memperkuat pasar obligasi sebagai upaya mitigasi pemerintah.
Mata Uang Garuda diproyeksikan masih berada dalam tekanan berat dan rawan terperosok lebih dalam hingga menembus level psikologis baru dalam beberapa hari ke depan.
Bank Indonesia (BI) menegaskan kondisi ini bersifat sementara dan diperkirakan mulai stabil serta berbalik menguat pada Juli??"Agustus 2026.
Kebijakan ini menjadi benteng krusial guna menahan tekanan berlebih terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia (BI) pun mengimbau masyarakat tidak terburu-buru melakukan aksi borong Dolar Amerika Serikat