Kumpulan Berita
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim negara-negara Teluk bekerja sama erat dengan Washington dalam perang melawan Iran. Hal itu ia lontarkan di forum investasi yang didukung Arab Saudi.
Uang kertas dengan tanda tangan Trump akan mulai dicetak pada Juni 2026.
Serangan terjadi setelah Trump mengatakan akan menunda serangan ke Iran selama lima hari.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan "melenyapkan" pembangkit-pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya dalam waktu 48 jam. Ini merupakan eskalasi signifikan yang terjadi hanya sehari setelah ia sempat berbicara tentang "mengakhiri" perang.
Iran membalas dengan menyerang fasilitas gas terbesar di Qatar.
Ia mengatakan, Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi AS.
Trump bahkan meminta bantuan China, negara yang mendukung Iran dan diizinkan menggunakan akses Selat Hormuz oleh Teheran.
Sempat Larang Timnas Iran Hadir, Donald Trump Kini Klaim Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Paling Aman dalam Sejarah