Kumpulan Berita
Pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini melalui kolaborasi strategis antara Peruri bersama Kementerian Ekonomi Kreatif
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai 5,1 persen. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menekankan pentingnya sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 11% yoy, mencapai Rp1.701 triliun pada Semester I 2025, melampaui rata-rata industri perbankan. Fokus pada sektor strategis dan UMKM, BMRI tetap menjaga kualitas aset dan profitabilitas.
IHSG ditutup menguat ke 8.025 setelah reshuffle kabinet jilid II oleh Presiden Prabowo Subianto. Sektor teknologi dan industri menjadi penopang utama indeks. Transaksi mencapai Rp18,10 triliun.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Paket Ekonomi 2025 senilai Rp16,23 triliun. Paket ini meliputi program magang, insentif pajak, bantuan pangan, keringanan iuran BPJS Ketenagakerjaan, program padat karya, dan lainnya. Fokus pada akselerasi ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Menkeu Purbaya memastikan penyaluran dana Rp200 triliun ke Bank Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI. Dana ini diharapkan mengalir ke sektor riil dan menggerakkan perekonomian Indonesia. Penempatan dana bersifat likuid dan tanpa tenor.
Presiden Prabowo menargetkan jutaan lapangan kerja baru melalui program prioritas seperti Koperasi Desa Merah Putih, replanting perkebunan, Kampung Nelayan, dan revitalisasi tambak. Pemerintah juga menyiapkan perlindungan sosial dan mengajak masyarakat tetap optimistis.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimis Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8?ngan menggerakkan mesin negara dan swasta bersamaan. Percepatan penyerapan anggaran dan kelonggaran transfer ke daerah menjadi langkah teknis.