Kumpulan Berita
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis akan pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan ekonomi nasional tetap tumbuh positif pada 2026, meski dunia tengah dilanda berbagai gejolak global. Ketegangan geopolitik yang melibatkan sejumlah negara besar dinilai tidak menghalangi kinerja ekonomi Indonesia untuk tetap menggeliat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan laporan komprehensif terkait capaian asumsi makro dan realisasi sementara APBN Tahun Anggaran 2025. Dalam pemaparannya, Menkeu menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap tangguh dan berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.
Stabilitas makroekonomi terjaga, ditandai dengan sektor manufaktur yang terus berekspansi serta neraca perdagangan yang konsisten surplus
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin membaik di tahun 2026.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melaporkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia menutup tahun 2025 dengan fondasi yang solid. Di tengah dinamika global yang menantang, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen (yoy) pada Kuartal III-2025 dengan tingkat inflasi yang terjaga di level 2,72 persen per November 2025.
Koperasi Merah Putih dinilai menjadi jawaban di tengah tantangan ekonomi Indonesia. Negara membutuhkan fondasi ekonomi yang kokoh, berkeadilan, dan berpihak pada rakyat. Koperasi ini bukan sekadar wadah transaksi, melainkan simbol demokrasi ekonomi yang menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan segelintir elit.
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan perekonomian Indonesia saat ini diakui berada di peringkat ke-8 terbesar di dunia.