Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena maraknya praktik ekonomi rakus yang ia sebut sebagai greedinomics saat pidato dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia kini menjadi titik terang ekonomi global. Pasalnya, Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah situasi eksternal yang menantang.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis akan pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan ekonomi nasional tetap tumbuh positif pada 2026, meski dunia tengah dilanda berbagai gejolak global. Ketegangan geopolitik yang melibatkan sejumlah negara besar dinilai tidak menghalangi kinerja ekonomi Indonesia untuk tetap menggeliat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan laporan komprehensif terkait capaian asumsi makro dan realisasi sementara APBN Tahun Anggaran 2025. Dalam pemaparannya, Menkeu menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap tangguh dan berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.
Stabilitas makroekonomi terjaga, ditandai dengan sektor manufaktur yang terus berekspansi serta neraca perdagangan yang konsisten surplus
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin membaik di tahun 2026.