Kumpulan Berita
Sebagian besar, yakni 65% atau sekitar 514 juta ton, digunakan untuk pasar ekspor.
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan data terbaru mengenai performa ekspor komoditas unggulan Indonesia untuk periode November 2025. Dua komoditas utama nasional, yakni minyak kelapa sawit dan batu bara, tercatat mengalami penurunan volume pengiriman ke luar negeri jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).
Kebijakan ini perlu dilakukan karena para eksportir tersebut dianggap tidak banyak berkontribusi pada penerimaan negara.
Ekspor batu bara Indonesia mengalami penurunan signifikan sebesar 21,74 persen secara kumulatif pada periode Januari hingga Juli 2025.
Indonesia dan Bangladesh berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama energi di antara kedua negara.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini harga batu bara dunia masih mengalami penurunan sekitar 25 - 30 persen.
Bahlil Lahadalia segera membuat aturan baru soal harga ekspor batu bara.
Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia mempertimbangkan untuk membatasi ekspor batu bara, menyusul rendahnya harga batu bara apabila.