Kumpulan Berita
Indonesia menunjukkan kapasitas kuat sektor pertanian nasional dengan menembus pasar ekspor sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke luar negeri. Hal ini tercermin dari ekspor perdana beras premium sebanyak 2.280 ton senilai Rp38 miliar ke Arab Saudi, serta penyaluran bantuan beras sebesar 10.000 ton untuk Palestina.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai ekspor Indonesia USD22,17 miliar pada Februari 2026. Angka ekspor ini naik tipis 1,01 persen.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan China menjadi mitra utama dan strategis bagi Indonesia. Bukan tanpa alasan, hal ini karena nilai ekspor Indonesia ke China mencapai angka yang sangat fantastis.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pemerintah akan mengalihkan ekspor ke negara-negara yang minim terdampak konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran, terlebih perdagangan yang bergantung pada arus pelayaran di Selat Hormuz.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada periode Januari 2026 mencapai USD22,16 miliar.
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menyatakan ekspor Indonesia tumbuh sebesar 6,15 persen sepanjang 2025. Tak hanya itu, neraca perdagangan Indonesia juga mencatatkan surplus yang meningkat 31 persen dan telah berlangsung selama 68 bulan berturut-turut.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap memfasilitasi unit pengolahan ikan (UPI) yang ingin mendapatkan tarif 0% ekspor tuna-cakalang-tongkol ke Jepang. Kebijakan ini merupakan bagian dari kesepakatan perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Kehadiran investasi diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 8?lam beberapa tahun ke depan