Kumpulan Berita
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan kebijakan baru mengenai tata niaga ekspor sumber daya alam (SDA) tidak akan menghapuskan kewajiban pemenuhan kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO).
Presiden Prabowo Subianto membeberkan kekayaan komoditas strategis milik Indonesia yang menyumbang devisa hasil ekspor dalam jumlah fantastis. Prabowo mengungkapkan bahwa hanya dari tiga komoditas unggulan saja, nilai devisa yang dihasilkan mampu menembus angka Rp1.100 triliun per tahun.
Indonesia mencatat tonggak baru transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun. Di saat yang sama, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen serta menambah volume pupuk untuk petani nasional, menandai penguatan sektor pupuk dari hulu hingga hilir.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bercerita asal usul rencana pemerintah untuk memungut pajak tambahan berupa pajak ekspor dan windfall tax terhadap industri nikel.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah masih mengkaji rencana penjualan listrik ke Singapura. Pasalnya masih mencari harga yang dianggap bisa saling menguntungkan kedua negara.
Kantor Bea Cukai Jakarta berhasil menggagalkan upaya ekspor ilegal emas ratusan kilogram melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada Senin (27/4/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menyita perhiasan dan koin emas senilai lebih dari setengah triliun rupiah yang rencananya akan dibawa ke luar negeri menggunakan pesawat carter.
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa sore (21/4/2026). Dalam komunikasi tersebut, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas langkah Indonesia memulai ekspor pupuk urea ke Australia sebesar 250 ribu ton pada tahap awal.
Indonesia menunjukkan kapasitas kuat sektor pertanian nasional dengan menembus pasar ekspor sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke luar negeri. Hal ini tercermin dari ekspor perdana beras premium sebanyak 2.280 ton senilai Rp38 miliar ke Arab Saudi, serta penyaluran bantuan beras sebesar 10.000 ton untuk Palestina.