Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi. Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah akan melaksanakan program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan geotermal.
Peningkatan ini tercapai melalui optimalisasi program co-firing biomassa pada seluruh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola.
Untuk merealisasikan proyek-proyek tersebut, dibutuhkan investasi sekitar Rp 1.650 triliun
Pemisahan ini diyakini dapat memperjelas fokus kebijakan, memperkuat akuntabilitas, serta mendukung percepatan transisi energi dan pengelolaan sumber daya mineral
Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan sistem ketenagalistrikan nasional dan menghadapi dinamika industri energi yang kian kompleks
PT PLN (Persero) mencatat penjualan layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) mencapai 6,43 terawatt hour
Industri asuransi di Indonesia terus meningkatkan dan memperluas penetrasi pasar, salah satunya melirik asuransi proyek energi baru terbarukan (EBT).
Pengembangan bahan bakar nabati berbasis jerami, Bobibos telah memasuki tahap produksi di Timor Leste.