Kumpulan Berita

Friderica Widyasari Dewi


Hot Issue
5 May 2026

Bos OJK Ungkap Sektor Keuangan RI Tetap Stabil di Tengah Gejolak Geopolitik

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan, stabilitas industri jasa keuangan nasional tetap kondusif.

Hot Issue
29 March 2026

4 Fakta dan Janji Friderica Widyasari Usai Dilantik Jadi Ketua OJK

Friderica Widyasari Dewi memaparkan lima agenda prioritas strategis

Hot Issue
14 March 2026

4 Fakta Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua DK OJK 

DPR telah resmi menyetujui lima nama calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR RI. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-16 yang digelar pada Kamis (12/3/2026).

Hot Issue
12 March 2026

Tok! DPR Sahkan Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK

DPR secara resmi menyetujui lima nama calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test

Hot Issue
12 March 2026

Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK Periode 2026–2031

Friderica Widyasari Dewi dipilih menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilakukan Komisi XI DPR RI

Hot Issue
11 March 2026

Tok! Friderica Widyasari Dewi Terpilih Jadi Ketua OJK 

Komisi XI DPR RI menetapkan lima nama sebagai anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Pengumuman disampaikan langsung oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, pada Rabu (11/3/2026).

Hot Issue
11 March 2026

Komisi XI Gelar Fit and Proper Test 10 Calon Bos OJK, Ada Friderica Widyasari hingga Hasan Fawzi

Komisi XI DPR RI menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 10 calon Dewan Komisioner OJK

Hot Issue
Jum'at 06 Februari 2026 14:18 WIB

Moody’s Turunkan Outlook RI Jadi Negatif, OJK Perkuat Ketahanan Sektor Jasa Keuangan

OJK mencermati keputusan Moody's yang mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif.