Kumpulan Berita
Dokter Konsultan Mata di Mayapada Eye Centre dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K) menilai banyak penyakit mata bersifat progresif dan berkembang tanpa gejala awal yang jelas, sehingga kerap baru disadari ketika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.
Di zaman sekarang, banyak orang tua yang memberikan gadget kepada anak mereka saat marah atau menangis. Hal ini membuat penggunaan gadget semakin umum, tetapi berdampak negatif pada kesehatan anak, terutama kesehatan mata mereka.
Orangtua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan gadget pada anak selama libur sekolah.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid siap menerapkan pembatasan akses media sosial bagi anak berusia 13??"16 tahun. Aturan ini rencananya mulai diberlakukan pada Maret 2026.
Anak yang kecanduan gadget cenderung mudah tantrum ketika diminta berhenti menonton atau bermain gawai. Ledakan emosi, marah, hingga perilaku agresif memang tergolong wajar pada anak, tetapi cara orang tua merespons situasi ini sangat menentukan perkembangan emosional anak ke depannya.
Di era serba digital, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, ponsel, maupun televisi. Aktivitas sehari-hari seperti bekerja, belajar, hingga menikmati hiburan kini hampir semuanya dilakukan melalui layar.
Studi menunjukkan anak yang sering main HP alami penurunan interaksi sosial, gangguan konsentrasi, dan kesulitan mengontrol emosi. Aktivitas bermain di luar ruangan lebih baik untuk perkembangan anak.
Memakai ponsel kini menjadi rutinitas dan kebutuhan masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia.