Kumpulan Berita
BMKG mencatat tsunami telah terjadi di 9 wilayah usai gempa besar berkekuatan M7,6 yang berpusat di Bitung.
Dari jumlah tersebut, 2 gempa di antaranya dirasakan masyarakat.
BMKG mengungkapkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pendataan dan penyisiran untuk memastikan kondisi korban serta dampak kerusakan lainnya.
Dia mengatakan, awalnya gempa tidak berpotensi tsunami, namun beberapa menit kemudian BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami.
Sebelumnya, BMKG melaporkan bahwa pusat gempa berada di 129 km Tenggara Bitung Sulut pada koordinat 1.25 Lintang Utara ??" 126.27 Bujur Timur. Pusat gempa di kedalaman 18 Km.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh pemerintah kota dan kabupaten yang berada di wilayah status waspada-siaga untuk memperhatikan dan menjauhkan masyarakat dari tepi pantai.