Kumpulan Berita
BMKG mengungkapkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi.
Dijelaskannya, gempa terjadi sekira pukul 06.48 WITA. Getaran hebat akibat gempa membuat sejumlah warga panik. Salah satunya perempuan yang nekat loncat dari lantai dua.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Dia mengatakan, awalnya gempa tidak berpotensi tsunami, namun beberapa menit kemudian BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami.
BMKG mengatakan, informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga belum dipastikan dampak gempa di Bitung tersebut.
Sebelumnya, BMKG melaporkan bahwa pusat gempa berada di 129 km Tenggara Bitung Sulut pada koordinat 1.25 Lintang Utara ??" 126.27 Bujur Timur. Pusat gempa di kedalaman 18 Km.
Berdasarkan laporan awal BPBD setempat, salah satu bangunan yang terdampak adalah Gereja Kalvari yang berada di Kelurahan Lelewi.
BMKG mengatakan, informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga belum dipastikan dampak gempa tersebut.