Kumpulan Berita
BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Ternate dengan skala intensitas II-III MMI.
Frekuensi gempa susulan di Maluku Utara telah menunjukkan penurunan signifikan.
Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi dengan kekuatan M7,6 di Pulau Natang Dua pada Kamis lalu.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026) pukul 15.51 WIB. Gempa tersebut memiliki magnitudo terkini M4,9 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota Ternate, serta Pulau Batang Dua. Sejak pagi hari, Kepala Negara telah menerima laporan awal dan langsung menginstruksikan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat terdampak.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3.