Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan fasilitas vital dasar pulih 100% setelah gempa bumi yang menerjang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas tersebut meliputi listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan komunikasi.
BMKG mencatat 9.870 gempa susulan hingga Minggu (30/8/2026) pukul 11.00 WIB, yang menurut ahli disebabkan tidak hanya oleh aktivitas Sesar Naik Flores, tetapi juga fenomena off-fault seismicity.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat angka korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 tidak mengalami penambahan. Sementara itu, jumlah pengungsi mulai menurun.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terkini, terkait penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu data yang diperbarui yakni jumlah pengungsi.
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/8/2026).
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pemerintah bergerak cepat untuk membantu warga Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak bencana gempa bumi yang kehilangan dokumen kependudukan dan surat berharga lainnya. Tito memastikan seluruh proses pengurusan dokumen tersebut akan dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Perindo, Elias Cima, meminta pemerintah melakukan pendataan secara cermat dan transparan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores beberapa waktu lalu.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan alasan banyak warga Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih bertahan di tenda pengungsian setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7.