Kumpulan Berita
Pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas SDM.
Rendahnya kesadaran orangtua terhadap pemenuhan gizi anak di Indonesia masih menjadi sorotan.
Pola makan yang seimbang tidak hanya meningkatkan fungsi fisik dan kognitif, tetapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Berdasarkan penelitian dari survey gizi di Asia Tenggara yang disebarluaskan pada 2025, sebanyak 65,8 % anak kekurangan zat besi.
Pemerintah akan merumuskan aturan sebagai payung hukum untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa program ini telah dipersiapkan selama dua bulan terakhir dan dijadwalkan mulai berjalan pada Maret 2025.
Belasan siswa SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangngarabombang, Takalar, Sulawesi Selatan, mengalami mual, pusing, dan muntah setelah menyantap makan bergizi gratis yang dibagikan di sekolah saat jam istirahat. Mereka terpaksa dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sebanyak 54 murid dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya Jaya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, menerima paket makanan bergizi gratis yang terdiri dari nasi, ayam goreng, sayur buncis, jagung, tahu, dan pisang.
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Jakarta II kembali menggelar event tahunan bertajuk Jakadu Fair 2024.