Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen pada 2026.
Bank Indonesia (BI) telah menetapkan jadwal Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugasnya, khususnya dalam proses perumusan dan penetapan bauran kebijakan.
Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah tetap terkendali meski di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif. Stabilitas ini didukung oleh kebijakan intervensi yang kuat dari bank sentral serta meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik.
Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen. Keputusan itu ditetapkan pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) 16-17 Desember 2025.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2025 akan meningkat dibandingkan dengan kuartal II-2025 yang tercatat sebesar 5,12 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Bank Indonesia (BI) mengatakan komitmennya untuk tidak hanya mengembangkan Rupiah Digital, tetapi juga meluncurkan sekuritas digital bank sentral. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BI dalam memperkuat tiga pilar utama keuangan digital.
Bank Indonesia (BI) menilai penurunan suku bunga di perbankan masih berjalan lambat, meskipun bank sentral telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif dan Pemerintah telah menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank. BI meminta perbankan untuk mempercepat transmisi pelonggaran suku bunga.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka suara soal kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menempatkan dana Rp200 triliun kepada lima bank.