Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) membenarkan posisi nilai tukar rupiah saat ini sudah berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued. Meskipun rupiah sempat menyentuh level Rp16.880 per dolar AS pada 18 Februari 2026, Gubernur BI Perry Warjiyo meyakini bahwa secara fundamental rupiah memiliki kekuatan untuk kembali menguat.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen sampai 5,7 persen pada 2026.
Di tengah proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), status politik Thomas Djiwandono menjadi sorotan utama. Dalam sesi tanya jawab di Komisi XI DPR RI, Thomas mengklarifikasi posisinya di Partai Gerindra guna menjawab keraguan mengenai aspek independensi jika nantinya ia terpilih sebagai petinggi bank sentral.
Bank Indonesia memastikan cadangan devisa negara masih cukup untuk menstabilkan nilai tukar ke depan.
Gubernur BI Perry Warjiyo meminta pihak perbankan untuk segera menyesuaikan suku bunga pembiayaan atau kredit agar lebih murah
Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah tetap terkendali meski di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif. Stabilitas ini didukung oleh kebijakan intervensi yang kuat dari bank sentral serta meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik.
Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 November 2025.
Bank Indonesia (BI) menilai digitalisasi di sektor keuangan memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas perekonomian domestik.