Kumpulan Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.


Megapolitan
20 January 2026

Pramono: Kalau 30 Persen Warga Naik Transportasi Umum, Macet Jakarta Bisa Turun

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut tingkat konektivitas TransJakarta telah mencapai 92 persen. Namun, ia menyoroti tingkat pemanfaatan layanan tersebut yang masih tergolong rendah.

Megapolitan
20 January 2026

Pramono Sebut Kasus Superflu Nihil di Jakarta, tapi Demam Berdarah Naik

Ia menegaskan, kasus superflu hingga kini belum terdeteksi di Jakarta.

Megapolitan
20 January 2026

Resmikan Pembangunan Stasiun Harmoni, Pramono: Ini TOD Paling Strategis!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan ground breaking Entrance Stasiun Harmoni MRT Jakarta fase 2A pada Selasa (20/1/2026). Ia menegaskan, lokasi ini akan menjadi Transit Oriented Development (TOD) paling strategis di Jakarta.

Megapolitan
14 January 2026

Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam Hari, Pramono: Tak Ada Penutupan Jalan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan tidak akan ada penutupan jalan selama proses pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pasalnya, pencopotan tiang akan dilakukan pada malam hari.

Megapolitan
14 January 2026

109 Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar, Pramono Tegaskan Biaya Hanya Rp254 Juta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyaksikan langsung groundbreaking pencopotan 109 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026) pagi. Pemprov DKI Jakarta menganggarkan biaya pembongkaran sebesar Rp254 juta.

Megapolitan
14 January 2026

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Sedot Anggaran Ratusan Juta

Pramono menegaskan, anggaran untuk membongkar tiang monorel mangkrak Rp254 juta.

Megapolitan
11 January 2026

Bongkar Tiang Monorail Kuningan, Pramono Undang Sutiyoso

Pramono menyebut anggaran pembongkaran tiang monorail mencapai Rp100 miliar.

Megapolitan
11 January 2026

Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi di Depan Pusara MH Thamrin

Pramono menekankan bahwa salah satu keunggulan masyarakat Betawi adalah egaliter. Sebab Jakarta sejak zaman dahulu tidak memiliki raja maupun sultan.