Kumpulan Berita
Masih ingat bencana tsunami di laut Jawa dan Sumatera pada 22 Desember 2018, dan menyebabkan sekitar 400 orang meninggal dunia.
Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi. Sebaiknya Anda tenang dan jangan panik.
PVMBG memastikan tidak ada dampak yang signifikan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan hasil monitoring kegempaan pada saat terjadi erupsi, phaknya tidak mencatat aktivitas seismik.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 12 detik.
Sehingga, ia pun memastikan heboh suara dentuman yang berlansung dini hari tadi di Jabodetabek bukan berasal dari aktivitas gempa tektonik.
Kasbani meminta masyarakat tidak usah panik dan termakan isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda masih berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.