Kumpulan Berita
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan penutupan sejumlah bandara masih akan diperpanjang hingga empat jam ke depan. Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan masih adanya deteksi debu vulkanik di sejumlah bandara.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara di Pulau Jawa sebagai alternatif pendaratan pesawat menyusul potensi gangguan penerbangan akibat sebaran debu vulkanik imbas erupsi gunung anak Krakatau.
Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan meluas hingga Bandung. Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara setelah ruang udara di sekitar bandara terdampak sebaran abu vulkanik.
Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Sejumlah penerbangan rute Bali-Jakarta dan Jakarta-Bali terpaksa dibatalkan maupun mengalami penyesuaian jadwal.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kini berstatus Level III (Siaga) belum mengganggu layanan penyeberangan Merak-Bakauheni. Kementerian Perhubungan memastikan kapal pada lintasan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra tersebut masih beroperasi normal dengan tetap mengedepankan keselamatan pelayaran.
Pemerintah menutup aktivitas penerbangan di 5 Bandara imbas erupsi gunung anak Krakatau yang terjadi sejak minggu Malam (6/9/2026). Penutupan bandara ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan yang berpotensi terganggu aktivitas vulkanik.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani penumpang yang terdampak gangguan penerbangan akibat indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta.
Dampak indikasi sebaran abu vulkanik tidak hanya mengganggu operasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), tetapi juga berdampak terhadap operasional Bandara Radin Inten II Lampung.