Kumpulan Berita
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik dan sebaran abu mengikuti arah kecepatan angin, maka area landaan abunya tidak tetap.
PVMBG mengungkapkan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan aktivitas Gunung Dukono, Pulau Halmahera, Maluku Utara. Gunung api aktif tersebut berstatus Level II atau Waspada sejak Jumat 3 April 2026.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.700 meter atau 1,7 Kilometer di atas puncak.
Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi pada Minggu 27 Juli 2025.
Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi, Jumat (18/7/2025) pukul 10.36 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melaporkan erupsi menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Senin (7/7/2025), sekira pukul 17.58 WIT. Saat erupsi, Gunung Dukono meluncurkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak.
Gunung api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali erupsi pada pukul 07.13 WIT, Rabu (2/6/2025). Tinggi kolom abu teramati ±800 meter di atas puncak (±1.887 meter di atas permukaan laut).