Kumpulan Berita
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah memuntahkan awan panas guguran (APG) pada Selasa (23/6/2026) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran terjadi pada pukul 06.04 WIB.
Masyarakat diimbau menjauhi area bahaya dan alur sungai yang berhulu ke Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi tercatat masih cukup tinggi.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (1/6/2026) siang. Namun, jarak luncur awan panas tersebut tidak dapat diamati karena puncak gunung tertutup kabut.
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, meluncurkan dua kali awan panas guguran, pada Minggu (17/5/2026).
Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer ke arah barat daya pada Kamis (14/5/2026) dini hari. Aktivitas tersebut teramati pada pukul 00.58 WIB.
Selain itu, banjir lahar juga mengakibatkan satu unit truk terseret arus, satu jembatan terputus, serta tiga jembatan lainnya rusak.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada Minggu (1/2/2026) siang, sebagaimana dilaporkan Badan Geologi melalui saluran media sosialnya.