Kumpulan Berita
Pernyataan ini disampaikan menanggapi konflik internal yang mengemuka di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa hari terakhir.
Dia menegaskan, surat yang beredar dengan menggunakan kop surat bukan merupakan dokumen resmi organisasi. PBNU juga telah melakukan verifikasi administratif dan digital terhadap dokumen dimaksud.
Beredar Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menyatakan Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya tak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan belum menerima surat fisik terkait Risalah Rapat Harian Syuriah PBNU yang meminta dirinya mengundurkan diri. Ia menilai dokumen yang beredar tidak memenuhi standar resmi organisasi.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap itu disampaikan setelah munculnya Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang meminta dirinya mundur dari posisi Ketum.
Video Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), diberhentikan oleh Rais Aam saat sedang berbicara, beredar di tengah isu pemakzulan dirinya. Dalam video itu, terlihat Gus Yahya tengah memimpin rapat virtual bersama jajaran pengurus PBNU.
Gus Yahya menilai, masalah keputusan sepihak Rais Aam ini sangat berbahaya untuk organisasi. Menurutnya, keputusan Rais Aam untuk memberhentikannya tak sesuai prosedur.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyampaikan permohonan maaf karena telah mengundang cendekiawan asal Amerika Serikat (AS), Peter Berkowitz, dalam sebuah seminar NU pada 15??"16 Agustus 2025