Kumpulan Berita
Pemerintah Israel telah menyetujui rencana gencatan senjata, sekaligus pembebasan sandera yang ditahan di Gaza, demikian disampaikan kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada Jumat (10/10/2025).
Amerika Serikat (AS) mengerahkan sekitar 200 tentara ke Israel untuk membantu mendukung, dan memantau kesepakatan gencatan senjata yang tengah berlangsung di kawasan tersebut.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, David Van Weel, menyambut baik adanya penandatanganan tahap pertama dari rencana perdamaian di Gaza yang dilakukan Israel dan Hamas.
Dalam sebuah pernyataan, kantor media tersebut memperingatkan warga Gaza tentang potensi pelanggaran Israel.
Kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas menyatakan siap mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza berdasarkan rencana Presiden Donald Trump.
Hamas memulai negosiasi gencatan senjata dengan Israel di Mesir pada Senin, 6 Oktober 2025.
Kelompok pejuang Palestina, Hamas, siap berunding dengan Israel untuk mengakhiri perang di Gaza dan membebaskan sandera.
Sebanyak 36 warga Palestina tewas saat Trump sebut Israel setuju tarik pasukan dan gencatan senjata di Gaza segera berlaku.