Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium sebesar Rp1.000-Rp2.000 per kilogram (kg).
Harga beras diperkirakan akan terus naik sepanjang tahun 2025. Penyebab utama dari tren ini adalah karena sebenarnya produksi beras konsumsi dalam negeri pada tahun 2025 menjadi yang terendah
Bapanas memastikan stok beras nasional aman meski harga naik akibat kenaikan harga Gabah Kering Panen (GKP). Pemerintah melakukan intervensi melalui program SPHP dan bantuan pangan untuk stabilisasi harga.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan proyek Waste to Energy rampung dalam 18 bulan dengan memangkas waktu administrasi. Pembahasan juga mencakup ketahanan pangan, koperasi desa, dan stabilisasi harga pangan.
Pemerintah mengusulkan kenaikan HET beras medium karena perubahan biaya produksi dan distribusi. Usulan HET baru berkisar Rp13.500 - Rp15.500 per kg, tergantung zonasi wilayah. Masih dalam tahap pembahasan.
Harga pangan nasional di awal pekan ini menunjukkan tren penurunan. Beras, bawang, aneka cabai, hingga beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga, memberikan kabar baik bagi konsumen.
Gubsu Bobby Nasution segera menggelontorkan sekitar 15.700 ton beras murah lewat operasi pasar.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim telah terjadi penurunan harga beras di 13 Provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia.