Kumpulan Berita
Harga bitcoin bergerak di kisaran USD68.000 di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah sejak ketegangan AS-Israel ke Iran
Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir menyusul rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru.
Harga Bitcoin (BTC) anjlok tajam dan sempat menyentuh level USD60.000 pada perdagangan Jumat (6/2/2026).
Harga Bitcoin (BTC) pada Kamis (29/1) kembali mengalami pelemahan di bawah USD90.000 setelah Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunga acuan.
OJK mencatat sekitar 72 persen Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kontribusi pajak dari transaksi aset kripto hingga November 2025 telah mencapai Rp719,61 miliar.
Pergerakan harga Bitcoin setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) Desember 2025 yang cenderung sesuai dengan ekspektasi pasar.
Proof of Reserves (PoR) Indodax telah menembus USD1 miliar atau setara Rp18 triliun.