Kumpulan Berita
Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat mendekati level USD79.500 atau setara Rp1,37 miliar (kurs Rp17.286 per USD) pada Rabu 22 April 2026.
Harga Bitcoin meroket 6% hingga mendekati level USD75.000 pada Senin (13/4), menyusul fenomena short squeeze masif yang dipicu oleh blokade Selat Hormuz oleh Amerika Serikat.
Bitcoin menunjukkan ketahanan dengan kenaikan sekitar 12?lam 60 hari terakhir dan diperdagangkan di kisaran USD70.000 - USD71.000 per Selasa (24/3/2026).
Inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat stabil pada 2,4% secara tahunan (year-on-year) pada Februari 2026.
Harga bitcoin bergerak di kisaran USD68.000 di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah sejak ketegangan AS-Israel ke Iran
Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir menyusul rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru.
Pasar aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah Bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam ke kisaran level USD74.000.
Harga Bitcoin (BTC) pada Kamis (29/1) kembali mengalami pelemahan di bawah USD90.000 setelah Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunga acuan.