Kumpulan Berita
Penjualan properti di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 secara umum mengalami penurunan.
Pengembang properti harus fokus terhadap penjualan rumah, apartemen dan ruko yang di bawah Rp1 miliar.
Harga properti di Australia diperkirakan anjlok sekira 15% akibat pembatasan sosial untuk mengatasi pandemi virus corona.
Harga properti setiap tahun kian menanjak. Hal ini memicu meningkatnya sentimen pembeli dari asing.
Biaya hidup sangatlah banyak dalam kehidupan tiap individu. Baik biaya makanan, transportasi, bahkan listrik.
Pasar properti di Indonesia diprediksi pada 2020 akan lebih positif
Pasar hunian yang sangat mahal di Hong Kong memaksa banyak keluarga harus tinggal terpisah.
Bisnis di bidang properti masih menghadapi berbagai tantangan