Kumpulan Berita
Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menyampaikan akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial untuk melihat hilal secara jelas.
Dia mengingatkan bahwa penentuan awal bulan memiliki landasan syariah yang kuat sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Pantauan hilal di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah ufuk dan kriteria baru MABIMS, sehingga mustahil dapat teramati.
Dari hasil rukyatul hilal penetapan awal ramadan 1446 H/2025 masehi, yang dilakukan pada pukul 17.58 Wita di atas rooftop MTC, hilal tidak terlihat karena tertutup awan hitam tebal
Data hisab Ramadan 1446 H markas Rukyat Observatorium Assalaam pada Jumat, 28 Februari 2025, lanjutnya, konjungsi bulan dan matahari terjadi pada Jumat 28 Februari 2025
Kemenag akan menggelar pemantauan hilal awal Ramadan 1446 H pada 28 Februari 2025.