Kumpulan Berita
Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan melalui sidang isbat. Dimana, dalam sidang isbat ini Kemenag bermusyawarah dengan terbuka para pakar.
Berdasarkan perhitungan hisab para ahli astronomi, posisi hilal saat ini masih belum memungkinkan untuk dirukyat.
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjelaskan, hilal pada hari ini mustahil terlihat. Hilal masih dalam posisi minus 2 derajat.
Nasaruddin menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab para ahli astronomi, posisi hilal saat ini masih belum memungkinkan untuk dirukyat.
Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026, di 96 lokasi di Indonesia.
Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jakarta Ikhwanudin mengatakan, penetapan awal bulan Hijriah berpedoman pada rukyatul hilal, bukan rukyatul kusuf.
Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menyampaikan akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial untuk melihat hilal secara jelas.
Dia mengingatkan bahwa penentuan awal bulan memiliki landasan syariah yang kuat sebagaimana ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.