Kumpulan Berita
Hizbullah menyebut gencatan senjata itu sama seperti penyerahan diri oleh Lebanon.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk melancarkan serangan ke pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran.
Kelompok Hizbollah mengklaim telah melancarkan serangkaian serangan terhadap posisi militer Israel di wilayah perbatasan, termasuk menggunakan drone dan rentetan roket.
Serangan tersebut diklaim Hizbullah sebagai tanggapan atas pelanggaran berulang tentara Zionis atas gencartan senjata.
Kematian warga Israel tersebut adalah yang pertama akibat tembakan dari Lebanon sejak Amerika Serikat dan Israel memulai perang mereka terhadap Iran.
Diketahui, kota tersebut dulunya dihuni sekitar 8 ribu orang sebelum serangan Tentara Israel dimulai di Lebanon.
Serangan itu kurang dari sehari setelah Israel dan Lebanon untuk pertama kalinya mengadakan pembicaraan langsung dalam beberapa dekade.
Serangan udara Israel di Beirut terhadap kelompok militan Lebanon, Hizbullah, menewaskan komandan senior Hizbullah, Haytham Ali Tabatabai, pada Minggu 23 November 2025.