Kumpulan Berita
Prasetyo Hadi optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa kembali membaik setelah beberapa waktu lalu anjlok.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25 pada perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para investor untuk tetap tenang menanggapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal ini yang memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Trading Halt kembali diberlakukan. IHSG kembali anjlok 8% ke level 7.654 pada perdagangan pagi ini, Kamis (29/1/2026) akibat sentimen negatif MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,52 persen ke level 8.027,83 pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026).
MNC Sekuritas memprediksi IHSG masih rawan terkoreksi hari ini usai anjlok 7% pada penutupan perdagangan kemarin.
MSCI mengancam akan menurunkan peringkat pasar modal Indonesia dari kategori emerging market menjadi frontier market.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait Indeks Harga Saham Gabungan yang merosot dalam hingga menyentuh level terendahnya 8.187 pada perdagangan Rabu (28/1/2026).