Kumpulan Berita
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para investor untuk tetap tenang menanggapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal ini yang memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Pemerintah merespons cepat kondisi pasar modal Indonesia yang kembali mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada sesi hari ini. Langkah strategis tersebut dibahas secara intensif dalam pertemuan rutin yang dihadiri jajaran menteri dan pimpinan lembaga otoritas keuangan di tengah gejolak indeks global.
Trading Halt kembali diberlakukan. IHSG kembali anjlok 8% ke level 7.654 pada perdagangan pagi ini, Kamis (29/1/2026) akibat sentimen negatif MSCI.
MNC Sekuritas memprediksi IHSG masih rawan terkoreksi hari ini usai anjlok 7% pada penutupan perdagangan kemarin.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama jajaran Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons soal langkah strategis terkait pengumuman indeks global MSCI Inc.
MSCI mengancam akan menurunkan peringkat pasar modal Indonesia dari kategori emerging market menjadi frontier market.
IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke level 8.320,56 setelah sempat mengalami trading halt karena anjlok 8 persen.
Keputusan ini diambil setelah IHSG merosot hingga 8% ke level 8.261,79.