Kumpulan Berita
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) telah menyelesaikan pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI
IHSG pada Senin ini (2/2/2026) dibuka melemah, tetapi saham-saham dengan fundamental bagus malah menguat atau diakumulasi.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun t bebas 5,31 persen ke level 7.887 pada sesi penutupan perdagangan siang ini, Senin (2/2/2026). Hal ini usai pengumuman BBadan Pusat Statistik (BPS) soal data Inflasi dan surplus naraca dagang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 70,36 poin atau 0,84 persen ke posisi 8.259,25 pada perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta para investor untuk tetap tenang menanggapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal ini yang memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt) selama dua hari berturut-turut.
Pemerintah merespons cepat kondisi pasar modal Indonesia yang kembali mengalami penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada sesi hari ini. Langkah strategis tersebut dibahas secara intensif dalam pertemuan rutin yang dihadiri jajaran menteri dan pimpinan lembaga otoritas keuangan di tengah gejolak indeks global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,52 persen ke level 8.027,83 pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026).
MNC Sekuritas memprediksi IHSG masih rawan terkoreksi hari ini usai anjlok 7% pada penutupan perdagangan kemarin.