Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada periode perdagangan 18-22 Mei 2026. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level terendahnya ke 5.966.
Deretan saham yang mengalami pelemahan paling tajam saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8,35 persen.
Daftar saham-saham yang menguat dalam perdagangan periode periode 18-22 Mei 2026. Saham ini masuk jajaran top gainers meski IHSG anjlok
Purbaya meyakini IHSG sangat berpotensi untuk kembali mendaki dan menembus level psikologis 8.000.
Purbaya menilai, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, profit perusahaan yang tercatat di bursa saham juga akan meningkat.
Pada sesi terakhir perdagangan, IHSG naik 18,5 poin atau 0,30% ke level 6.113,44.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengungkapkan setidaknya ada 4 penyebab yang menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari level All Time High (ATH -nya) di level 9.000 pada awal tahun, ke level 6.000 menjelang pertengahan tahun 2026.
Indeks LQ45 turun 2,26 persen ke 616, indeks JII turun 5,27 persen ke 380, indeks IDX30 turun 2,22 persen ke 352