Kumpulan Berita
Pasar keuangan Indonesia membuka 2026 dengan sentimen positif, ditandai lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan
IHSG berakhir naik 0,03% ke 8.646.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa hal menarik terkait pergeseran struktur investor di bursa domestik. Porsi investor ritel tercatat meningkat pesat dari 38 persen pada akhir 2024 menjadi 50 persen pada akhir 2025.
Ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 menjadi sorotan. Hal ini dikarenakan ini merupakan kali kedua Presiden tidak hadir langsung dalam pembukaan perdagangan awal tahun di bursa.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman secara resmi memaparkan arah strategis pasar modal Indonesia untuk lima tahun ke depan.
Purbaya Yudhi Sadewa menebar optimisme tinggi pada hari pertama perdagangan bursa tahun 2026. Ia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus melaju hingga menyentuh level psikologis 10.000 pada akhir tahun ini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merumuskan penyesuaian aturan porsi saham publik atau free float.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri perjalanannya di tahun 2025 tanpa berhasil menyentuh angka psikologis 9.000. Kendati demikian, pada hari terakhir perdagangan tahun ini, Selasa (30/12/2025), indeks ditutup dengan performa yang tetap stabil di zona hijau.